Skip to Main Content
#1 Indonesia Travel Guide for Muslim Travelers : Holidays Destination, Itenerary, Muslim Friendly Hotels, Halal Restaurants and more.

Sholat Jumat di Blue Mosque, Istanbul

Jummah at Sultan Ahmed Mosque Istanbul, Turkey

Tentang Istanbul, Turki

Dikenal di dunia Barat sebagai Konstatinopel, Istanbul merupakan kota terbesar di Turki. Nama Konstatinopel sendiri berasal dari bahasa Yunani dan dalam beberapa buku sejarah, kota ini juga dikenal sebagai Bizantium. Ketika masih dikenal sebagai Konstatinopel, Istanbul adalah ibukota Kekaisaran Romawi Kuno dan pusat peradaban di abad pertengahan.

Sejarah Islam mencatat, Konstantinopel berhasil ditaklukkan pada tahun 1453 oleh Kesultanan Ottoman (atau dikenal juga dengan Kesultanan Utsmaniyah) dibawah pimpinan Sultan Muhammad II. Nama Konstatinopel sendiri kemudian diganti menjadi Istanbul yang berarti kota Islam. Bangsa Turki sendiri sebenarnya sudah menyebut Konstatinopel dengan sebutan Istanbul. Namun, secara resmi Istanbul memakai nama Qustantaniyyeh (bahasa Arab yang berarti Kota Konstantin) dan baru dinamakan kembali menjadi Istanbul pada tahun 1930.

Long Weekend Getaways in Istanbul a la MoslemTraveler.Com

  • Destinasi utama : The Blue Mosque, Topkapi Palace, Hagia Sophia Museum, Sunken Palace dan Grand Bazaar.
  • Durasi perjalanan : 5 Hari, 4 Malam
  • Tipe Perjalanan : Long Weekend Getaways, Private Solo Backpacking, Customizable Overseas Trip
  • Estimasi Budget : 120 Euro, semi backpacking style. Tidak termasuk tiket pesawat, visa, asuransi dan pengeluaran pribadi lainnya.

Itinerary / Travel Plan Jelajah Istanbul a la MoslemTraveler.Com:

Hari ke-1 – Rabu :

  • Berangkat dari domisili masing-masing menuju Jakarta. Malam hari berangkat dari bandara Soekarno Hatta ke Istanbul, Turki.

Hari ke-2 – Kamis :

  • Pagi/siang hari (tergantung rute penerbangan yang dipakai) tiba di bandara Ataturk International Airport, Istanbul. Check in hotel. Sejenak setelah beristirahat dan membersihkan diri, melangkahkan kaki untuk menikmati suasana kota sekaligus hunting foto Istanbul di sore hari.

Hari ke-3 – Jum’at :

  • Mengunjungi Hagia Sophia (Masjid Ayasofya), Sunken Palace, melakukan sholat Jum’at di Blue Mosque, Masjid Agung Sultan Ahmed.
  • Sehabis sholat Jum’at, berkunjung ke “pasar” terbesar sedunia, Grand Bazaar.
  • Telusur sejarah Islam di Topkapi Palace Museum, tempat dimana beberapa peninggalan sejaran kejayaan Islam masa lalu disimpan. Mulai dari peninggalan sejarah Nabi Muhammad SAW sampai dengan Kesultanan Ottoman.

Hari ke-4 – Sabtu :

  • Jelajah (mandiri) kota Istanbul, sekaligus berburu cindera mata.
  • Ada banyak pilihan jelajah kota : Itiklal Caddesi, Old Town Sultanahmet, Dolmabahce Palace, Goldern Horn, Galata Tower, Taksim Square, Eminonu (second old city of Istanbul), Jembatan Bosphorus, Florence Nightingale Museum, Egyptian Bazaar, Ortakoy Mosque, Pasar barang bekas Kardikoy dan masih banyak pilihan lainnya.

Hari ke-5 :

  • Menuju bandara dan kembali ke Tanah Air, Indonesia.

Catatan perjalanan dan Tips a la MoslemTraveler.Com :

  • When East Meet West, 5 alasan untuk menjelajahi Istanbul, Turki
  • Selisih waktu antara Indonesia dan Istanbul adalah 5 jam dan lama perjalanan sekitar 10-12 jam, tergantung rute penerbangan.
  • Ada banyak rute reguler yang ada untuk Jakarta – Istanbul. Setidaknya ada 32 penerbangan per minggu ke Istanbul, Turki, dengan Singapura sebangai penghubung yang paling populer (Jakarta, Indonesia – Changi, Singapore – Attaturk, Istanbul).
  • Dalam situasi nornal (tidak ada promo dan bukan high season), Qatar Airways lebih memberikan penawaran harga yang lebih terjangkau (Jakarta, Indonesia – Doha, Qatar – Attaturk, Istanbul).
  • Rute alternatif, via Kuala Lumpur, Malaysia, dengan memanfaatkan banyaknya penawaran promo tike dari penerbangan lokal di Indonesia : Jakarta, Indonesia – Kuala Lumpur, Malaysia – Abu Dhabi, UAE – transfer via bus service ke Sharjah – Sharjah, UAE – Attaturk, Istanbul.
  • Itinerary di atas dibuat dengan pertimbangan kenyamanan, bukan full backpack dan berkejar-kejaran dengan waktu selama melakukan perjalanan.
  • Itinerary bisa diubah sesuai dengan kutuhan hati sesuai tujuan melancong, berwisata dan berlibur.
comments powered by Disqus

Related : Itineraries