Loksado Bamboo Rafting, Arung Jeram Tradisional Khas Kalimantan Selatan

Balanting Paring, atau Bamboo Rafting, ikon wisata Kalimantan Selatan dari Loksado yang sudah mendunia.

Juru Mudi Bamboo Rafting di Loksado

Balanting Baring, Tradisi Petani Loksado yang Menjadi Menu Utama Liburan di Kalimantan Selatan.

Bamboo Rafting, atau dalam bahasa Banjar dikenal sebagai “Balanting Paring”, adalah salah satu ikon dan aktivitas wisata utama di Loksado, Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan.

Dalam catatan tradisi masyarakat lokal, Balanting Paring (Bamboo Rafting) bermula dari tradisi para petani bambu di Loksado. Para petani ini biasanya menjual bambu yang mereka miliki ke Kota Kandangan, ibukota Hulu Sungai Selatan. Bambu-bambu yang akan dijual ini diikat dalam bentuk rakit dan kemudian dihanyutkan di Sungai Amandit. Dalam satu rakit, biasanya terdapat 50 sampau 70 buah batang bambu yang disusun bertumpuk.

Ketika para petani ini akan menjual bambu yang mereka miliki, tak jarang beberapa hasil bumi lainnya seprti kulit kayu manis, karet atau durian pum dibawa serta untuk di jual. Dan ketika mereka berangkat ke kota Kandangan, biasanya berangkat berkelompok dan melakukannya disaat air sungai Amandit sedang pasang atau tidak surut.

Dulu, untuk menjual bambunya di kota Kandangan, para petani bambu ini memerlukan waktu dua hari dua malam. Waktu yang lama ini karena perjalanan dilakukan melalui sungai dengan cara menghanyutkan bambu-bambu tersebut. Dan selama melakukan perjalanan, para petani ini seringkali menginap di kampung-kampung yang ada di tepian Sungai Amandit.

Kini, Loksado – Kandangan dapat ditempuh dengan perjalanan darat selama kurang lebih 1 – 2 jam perjalanan. Dan bamboo rafting pun menjadi salah satu atraksi wisata yang menarik para wisatawan lokal / domestik dan manca negara untuk berkunjung ke Loksado.

Setiap tahunnya, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan pun menggelar Loksado Bamboo Rafting Festival. Jangan terkecoh, nama festival terkadang memang mengalami “sedikit” perubahan. Namun satu yang pasti, bamboo rafting dan Loksado selalu ada dalam festival tahunan yang diminati dan ditunggu oleh berbagai macam pelancong dari Nusantara.

Loksado Bamboo Rafting, Arung Jeram Tradisional Khas Kalimantan Selatan
Tanggal publikasi
: Februari 10, 2018
Modifikasi terakhir
: Maret 26, 2018