Panduan Wisata Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Kumpulan tips dan artikel bermanfaat yang dapat dijadikan panduan dan referensi bagi Anda yang ingin berkunjung ke Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kai Api, Ikon Street Performer Banjarmasin

Kota Seribu Sungai, begitu orang mengenalnya. Banjarmasin, adalah pintu gerbang untuk menjelajahi Kalimantan Selatan (Kalsel). Entah itu yang hanya ingin melakukan wisata kota, atau melanjutkan perjalanan untuk menjelajahi kekayaan permata tropis khatulistiwa yang tersimpan di dalam berbagai daerah destinasi wisata lainnya.

Serba Seribu a la Banjarmasin

Kota Seribu Sungai

Seribu Sungai, julukan yang sudah akrab dan identik dengan Banjarmasin. Meski jumlah sungai yang tercatat hanya tersisa 75 sungai (dari 120 sungai tercatat sebelumnya), Kota Seribu Sungai tetap melekat pada Banjarmasin. Berawal dari aset lokal inilah kemudian mengembangkan konsep wisata yang berbeda dengan daerah lainya, konsep wisata sungai.

Kota Seribu Damkar (Pemadam Kebakaran)

Damkar, singkatan dari “pemadam kebakaran”, yang ada di Banjarmasin berbeda dengan pemadam kebakaran di daerah lainnya. Swadaya adalah kata kunci dari Damkar di Banjarmasin pada khususnya, atau Kalimantan Selatan pada umumnya. Jiwa persaudaraan (brotherhood) sesama anggota Damkar pun adalah satu hal lain yang jarang dijumpai. Selain itu, jumlah pemadam kebakaran yang ada di Banjarmasin pun tercatat terbanyak se-Asia.

Kota Seribu Menara

Sebagai kota dengan Islam sebagai bingkai kehidupan, Masjid bukanlah hal yang susah ditemui di Banjarmasin. Kemana kaki ini melangkah, selalu bisa menemui Masjid. Setiap Masjid (atau surau, langgar atau mushola dalam konteks yang lebih sederhana), biasanya memilki setidaknya satu menara yang berfungsi untuk mengumandangkan adzan atau alat penyampai informasi bagi lingkungan sekitar. Jadi, jika kita berkelana sebagai seorang pelancong Muslim di Banjarmasin, kemudahan beribadah adalah salah satu hal yang ditawarkan.

Kota Seribu Jukung

Jukung adalah sebutan untuk perahu tradisional Kalimantan Selatan. Dan dengan sungai sebagai urat nadi kehidupan, jukung pun memiliki peran yang tak kalah pentingnya bagi sebagian masyarakat Banjarmasin. Selain sebagai moda transportasi, jukung pun menjadi salah satu ikon budaya sungai yang ada di Banjarmasin. Jukung ini pula yang dipakai oleh acil-acil di pasar terapung untuk melakukan aktivitasnya.

Kota Seribu Cahaya

Tanglong adalah wujud dari akulturasi budaya Islam dan Cina di Banjarmasin. Setiap tahun, selalu ada Festival Tanglong sebagai salah satu cara menyambut datangnya Tahun Baru Islam di Banjarmasin. Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir ini pun selalu diadakan Festival Jukung Tanglong Hias oleh pemerintah kota Banjarmasin. Saat itu, seribu cahaya pun ikut mewarnai pesona malam di Banjarmasin.

Seribu Maulid Habsyi

Konon, Maulid Habsyi adalah wujud dari perkembangan seni hadrah Al Banjari dan sekaligus bentuk dari seni sebagai salah satu bingkai kehidupan masyarakat di Banjar. Berbagai Festival Maulid Habsyi pun rajin digelar di Banjarmasin (hampir) setiap bulannya. Setiap festival pun biasanya menerapkan sistem kuota. Kenapa? Jika tidak memakai sistem kuota maka bisa dipastikan jumlah pendaftar pasti membludak. Menariknya, disinilah kita bisa menikmati sisi lain dari para pencinta Sholawat Nabi.

Itinerary

Kumpulan Rencana Perjalanan.

Kalender Wisata

Jadwal Acara, Event & Festival.

Destinasi Wisata

Obyek Tujuan Wisata Populer.


Tips, Catatan Perjalanan & Artikel Populer