5 Pilihan Menu Sarapan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Pilihan menu sarapan yang lezat dan dapat membuat liburan di Banjarmasin semakin nikmat.

Panduan Wisata Halal Muslim Indonesia
Panduan Wisata Halal Pelancong Muslim Indonesia.

Sarapan adalah hal yang sering kali terlupakan ketika sedang berlibur. Padahal, sarapan adalah sumber dari energi yang diperlukan untuk melakukan aktivitas selama liburan. Sarapan yang lezat, dapat membuat liburan semakin nikmat.

7 Menu Pilihan untuk Sarapan di Banjarmasin

Nasi Kuning Banjar

Dari matahari terbit sampai matahari terbit lagi, selalu ada Nasi Kuning Banjar. Menu ini adalah menu wajib yang selalu tersedia setiap saat. Saat terbaik untuk menyantapnya adalah ketika pagi sebagai salah satu menu pembuka hari. Beragam lauk pun tersedia sebagai teman sang Nasi Kuning Banjar. Mulai dari telur ayam, telur itik, ayam, sampai ikan haruan (gabus). Semua lauk biasanya sudah dimasak dengan sambal habang (merah) khas Banjar (sejenis sambal Bali). Bagi orang Banjar, ikan haruan biasanya menjadi lauk favorit. Untuk mencarinya pun tidak susah karena banyak tersebar di seluruh Banjarmasin. Baik itu yang disajikan langsung untuk dimakan di tempat, ataupun dibawa pulang. Tersedia pula Nasi Kuning Banjar yang sudah terbungkus daun pisang, atau kertas pembungkus, beserta lautnya. Mudah, murah dan menggoyang lidah.

Bubur Ayam Banjar

Seperti nasi kuning, bubur ayam Banjar pun banyak tersedia di kala pagi menyapa. Bubur ayam Banjar adalah menu merakyat kedua yang tersedia di banyak tempat. Secara penampakan, bubur ayam Banjar mirip dengan bubur ayam Bandung. Namun, cita rasa membedakan keduanya. Plus, (sedikit) kuah yang selalu ada pada bubur ayam Bandung pun tidak akan dijumpai pada bubur ayam Banjar. Satu lagi yang membuat perbedaan, racikan irisan telur yang sudah dimasak dengan kecap semalaman membuat rasa bubur ayam Banjar cocok untuk menu sarapan ketika sedang berlibur di Banjarmasin.

Lontong Sayur Banjar

Lontong sayur Banjar, atau kerap disebut lontong (tanpa embel-embel “sayur Banjar”) pun bisa menjadi teman membuka hari. Menu sarapan yang satu ini pun bersifat merakyat dan tersedia di banyak tempat. Biasanya, tempat yang menjual nasi kuning Banjar juga akan menjual lontong sayur Banjar ini. Kuah santan khas Banjar berikut lauk yang bersambal habang (merah) adalah ciri khas yang tidak ditemukan di lontong sayur daerah lain.

Nasi Itik Gambut

Menu ini biasanya menjadi pilihan favorit pelancong yang akan sedang dalam perjalanan dari/ke bandara ataupun yang sedang menuju ke luar kota. Gambut sendiri sebenarnya adalah nama daerah yang ada di kabupaten Banjar. Bagi masyarakat Banjar, daerah ini terkenal dengan beras Gambut-nya. Nasi itik Gambut sendiri sebenarnya adalah nasi putih dengan lauk itik yang dimasak dengan bumbu habang (merah) khas Banjar. Di daerah Gambut sendiri, banyak warung yang menyediakannya. Biasanya, satu porsi sudah disajikan dalam bungkus daun pisang. Kita tinggal pilih dan menyantapnya. Bagi yang tidak suka itik, tersedia pula lauk lainnya.

Ketupat Kandangan

Seperti namanya, menu yang satu ini sebenarnya berasal dari daerah Kandangan, Hulu Sungai Selatan. Meski penjual Ketupat Kandangan (atau Katupat Kandangan dalam bahasa Banjar) tidaklah sebanyak penjual lontong sayur, bubur ayam dan nasi kuning Banjar, menu ini bisa ditemukan dibeberapa lokasi tertentu. Kuah bersantan yang diracik dari bumbu-bumbu tradisional seperti kayu manis, pala, cengkih dan kapulaga adalah teman dari sang ketupat untuk dimakan. Kuah ini biasanya agak kental dengan rasa yang sangat khas dan gurih. Untuk pilihan lauk, ikan haruan (gabus) yang dipanggang terlebih dulu sebelum dimasak dengan santan adalah pilihan utama. Uniknya, memakan Ketupat Kandangan yang paling nikmat adalah dengan menggunakan tangan saja. Tidak pakai sendok dan garpu.

Pundut

Biasa disantap orang Banjar sebagai makan besar ataupun sekedar camilan, Pundut adalah makanan olahan dari beras bersantan dan biasanya dibungkus daun pisang. Cara memasaknya biasanya dengan dikukus di dandang. Menu ini banyak dijual di warung-warung kaki lima yang ada kala pagi hari. Sejatinya pundut dapat dimakan kapan saja. Namun waktu terbaik untuk menikmatinya adalah pagi hari ketika Pundut baru matang dan masih terasa hangat.

Buras

Terbuat dari beras, Buras (atau disebut juga Lapat) biasa disajikan dengan sambal kacang. Secara sekilas, Buras memiliki rasa yang hampir sama dengan arem-arem. Namun, jika arem-arem ada isi didalamnya maka Buras tidak. Pemakaian sambal kacang ketika memakan Buras inilah yang membuat unik. Buras biasanya dapat ditemukan mudah di tempat yang sama ketika kita membeli Pundut, yaitu warung-warung kaki lima yang ada kala pagi hari.