4 Pilihan Tempat Ngabuburit di Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Lokasi pilihan untuk menunggu datangnya beduk Maghrib tanda berbuka puasa, sembari berburu kuliner di Banjarmasin.

Panduan Wisata Halal Muslim Indonesia
Panduan Wisata Halal Pelancong Muslim Indonesia.

Ngabuburit, kosakata dalam bahasa Sunda untuk aktivitas menunggu datangnya beduk Maghrib sembari mencari sajian untuk berbuka puasa ini sudah menyebar ke mana-mana. Bukan hanya di tanah Jawa, namun sudah ke seluruh Indonesia.

Ya, setiap bulan Ramadan, banyak orang yang menghabiskan waktunya di sore hari untuk jalan-jalan, membeli makanan untuk berbuka puasa, sambil menunggu datangnya waktu berbuka puasa. Hal yang sama juga akan ditemui di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Di Banjarmasin, ketika waktu Ashar menjelang, para pedagang wadai (sebutan untuk kue atau jajanan pasar dalam bahasa Banjar) dan kuliner lain untuk menu buka puasa pun mulai menggelar dagangannya. Dan seiring waktu yang bergerak, jalanan pun semakin ramai dengan orang yang mencari wadai atau menu lain sebagai pembuka puasa mereka.

4 Pilihan Tempat Ngabuburit di Kota Seribu Sungai, Banjarmasin

Pasar Wadai

Dibuka setahun sekali, Pasar Wadai adalah salah satu tradisi orang Banjar saat Ramadan. Pasar Wadai pun menjadi tempat legenda untuk bertemu dengan wadai-wadai legenda. Ini adalah tempat terbesar dan terlengkap untuk mencari hidangan buka puasa. Semenjak beberapa tahun terakhir ini, Pasar Wadai dilaksanakan di JL. RE. Martadinata, depan Siring Balaikota.

Siring Pierre Tendean

Terletak di Jl. Pierre Tendean, tempat ini pun menjadi tempat favorit warga Banjarmasin untuk ngabuburit. Menikmati pesona sore sungai Martapura dengan segala aktivitas yang ada, bersama dengan keluarga, rasanya bisa menambah nikmat puasa. Di ujung siring pun terdapat pasar terapung buatan. Menara Pandang, taman bermain anak-anak dan ruang hijau pun menjadi pilihan bagi mereka yang ingin jalan-jalan menyusuri siring Pierre Tendean.

Nol Kilometer

Terletak persis di depan Siring Pierre Tendean, terdapat tugu Nol Kilometer Banjarmasin. Di depan tugu Nol Kilometer pun terdapat bekas kantor Gubernur Kalimantan Selatan yang kini sedang direnovasi dan rencananya akan menjadi ruang publik juga. Kawasan Nol Kilometer dilengkapi dengan taman dan fasilitas publik lainnya. Dan meski terdapat siring, namun lokasi ini lebih dikenal dengan Taman Nol Kilometer atau Nol Kilometer saja.

Kayutangi

Daerah Kayutangi (atau Kayu Tangi) yang terletak di sisi utara Banjarmasin pun dapat menjadi rujukan untuk tempat ngabuburit. Berbagai macam wadai dan menu kuliner pun dijajakan di pinggir jalan, mulai dari sebelum jembatan Kayutangi sampai bundaran Kayutangi. Semakin sore, mendekati waktu Maghrib, kawasan ini semakin ramai. Jadi jangan heran jika tiba-tiba menemukan kemacetan, karena banyak yang berhenti untuk membeli makanan untuk buka puasa.